Selasa (6/6) Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan dikunjungi oleh Tim Penilai Lomba Desa/ Kelurahan Tingkat D.I. Yogyakarta yang diikuti oleh 13 tim dari berbagai instansi, diantaranya Polda DIY, Bappeda DIY, BPBD DIY, BLH DIY, Dinas Kebudayaan DIY, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, Dinas Kesehatan DIY, Dinas Koperasi dan UMKM DIY, Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Biro Tata Pemerintahan Setda DIY, Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Setda DIY, Tim penggerak PKK DIY, dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat DIY. Majunya Desa Sitimulyo pada lomba ini dikarenakan desa ini merupakan Juara 1 pada lomba desa tingkat Kabupaten Bantul yang rangkaian lomba telah dilaksanakan sejak 2016 yang lalu.

Hadir pada acara Bupati Bantul beserta Ibu Hj. Erna Kusmawati Suharsono selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantul, Anggota DPRD Kabupaten Bantul, Asistem I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Bantul, Kepala DPPKBPMD Bantul, jajaran Kepala Organisasi Pemerintah Daerah se Kabupaten Bantul, Tim Perlombaan Desa Kabupaten Bantul, Camat Piyungan, Muspika Kecamatan Piyungan, Kepala Desa beserta perangkat desa Sitimulyo.

Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono pada sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tim penilai verifikasi pelombaan desa tingkat DIY. Suharsono menyampaikan semangat untuk memajukan desa yang tertumpu pada prakarsa dan kreativitas yang dimiliki, tentu akan meningkatkan peran serta masyarakat. “Demikian halnya dengan adanya lomba desa ini, diharapkan banyak diperoleh bahan pembelajaran terutama menyangkut pengembangan strategi pembangunan desa”, kata Suharsono.

Dikatakan oleh Suharsono bahwa perlombaan desa ini sudah seharusnya menjadi instrumen sosiologis untuk mempertahankan partisipasi masyarakat dalam bentuk kegotongroyongan. Gotong royong adalah modal sosial di desa untuk bisa merajut kesejahteraan dan menjadi kekuatan yang mandiri. “Perlombaan desa harus mampu mendongkrak semangat dan aksi gotong royong dalam bingkai keswadayaan dan pertisipasi masyarakat”, tambah Suharsono.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Desa Sitimulyo yang sudah terpilih wewakili Kabupaten Bantul untuk maju dalam lomba desa tingkat DIY, kami yakin Desa Sitimulyo akan mampu menjadi yang terbaik di DIY dan siap menjadi wakil DIY maju dalam tingkat nasional”, tutup Suharsono.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Ketua Tim verifikasi perlombaan desa Drs. Beni Suharsono. M.Si selaku Kepala Biro Tata Pemerintahan mengatakan, Perlombaan desa/kelurahan merupakan salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan aparatur desa/kelurahan bersama masyarakat dalam membangun wilayahnya. Aspek penting dalam pembangunan desa atau kelurahan mencangkup aspek sosial, budaya, ekonomi. Sementara pembangunan desa yang dilaksanakan dari dan oleh untuk masyarakat dengan fasilitasi dari pemerintah sehingga kewajiban dilaksanakan bersama antara masyarakat dan pemerintah secara seimbang.

“Perlombaan desa dan kelurahan hendaknya jangan dipandang sebagai ajang mendapatkan kejuaraan saja, namun merupakan kesempatan untuk mendapatkan pembinaan. Justru inilah yang menjadi papiling penting dan utama sehingga akan bermanfaat dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat desa masing-masing”, pesan Gubernur.

Gubernur DIY juga berpesan bahwa juara umum lomba desa tingkat DIY ini berhak maju ketingkat nasional. Oleh sebab itu, tim penilai diharapkan obyektif karena nantinya juara umum akan mewakili DIY tingkat nasional.

Selanjutnya acara paparan Lurah Desa Sitimulyo dilanjutkan pemeriksaan lapangan administrasi pemerintahan dan pendukung lainnya di desa Sitimulyo oleh tim penilaian perlombaan desa/kelurahan tingkat DIY. Acara ditutup kunjungan ke dusun sample yakni Dusun Nganyang, Dusun Karangplosos dan Dusun Nglengis, Desa Sitimulyo.

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan