Keluarga berkualitas adalah keluarga yang dibentuk atas perkawainan yang sah dan bercirikan sejahtera, sehat, maju, mandiri, memiliki jumlah anak yang ideal, berwawasan ke depan, bertanggung jawab, harmonis dan bertaqwa kepada Tuhan Yang  Maha Esa. (Undang-undang nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga)

Upaya untuk menurunkan angka kehamilan untuk menunda atau menjarangkan kehamilan dan menurunkan persentase kehamilan yang tidak diinginkan dari pasangan usia subur yaitu pemakaian alat kontrasepsi.

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yakni implan dan Intra Uterine Device (IUD) terbilang lebih unggul dibandingkan dengan yang lain karena memiliki rentang waktu yang lama. Sehingga, secara kesehatan akan lebih aman, mengingat ke dalam tubuh aseptor tidak dimasukkan zat antibiotik secara periodik seperti saat menggunakan kontrasepsi KB jenis pil atau suntik.

Puskesmas Piyungan, Kabupaten Bantul pada Selasa (20/6) menerima kunjungan Tim Yuri Lomba Layanan Keluarga Berencana (KB) MKJP Tingkat Nasional. Bupati Bantul Drs. H. Suharsono dalam sambutanya menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul mengucapkan selamat datang dan terimakasih yang sebesar-besarnya, kepada tim penilai lomba Puskesmas KB metode kontrasepsi jangka panjang tingkat nasional tahun 2017, yang telah hadir untuk melihat langsung dan nantinya melakukan penilaian.

Pimpinan rombongan Tim Yuri yakni Dr. Mataram Indra Widakdo dari BKKBN Pusat dalam sambutanya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Puskesmas Piyungan Bantul yang telah berkontribusi untuk mengikuti lomba ini. Dan mengucapkan selamat karena masuk dalam nominator regional II. “Kami perlu adanya upaya strategi untuk meningkatkan pelayanan KB MKJP khususnya di Puskesmas. Kami sangat berharap Puskesmas mempunyai kegiatan-kegiatan inovasi dalam rangka peningkatan Puskesmas KB MKJP di Puskesmasnya masing-masing.”, kata Indra.

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan