Ada beberapa istilah yang ada di Indonesia terkait penyebaran Virus Corona (Virus Covid-19) di Indonesia. Istilah yang perlu Anda ketahui diantaranya adalah mengenai apa itu orang dalam pemantauan (ODP), pasien dengan pengawasan (PDP), dan suspek. Nah untuk lebih lanjut, mari kita simak perbedaan antara orang dalam pemantauan (ODP), pasien dengan pengawasan (PDP), dan suspek. Mengenal Perbedaan ODP, PDP, dan Suspek pada Virus Corona Covid-19 di Indonesia :

1.     Pasien Dalam Pengawasan (PDP)

Status PDP diberikan kepada mereka yang memiliki gejala Virus Corona Covid-19 yang kita ketahui secara umum seperti panas badan dan gangguan saluran pernapasan. Gangguan saluran pernapasan itu bisa ringan atau berat, serta pernah berkunjung ke atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan Virus Corona Covid-19.

Status PDP juga bisa dikatakan memiliki indikasi atau diketahui pernah melakukan kontak secara langsung dengan pasien yang positif Virus Corona Covid-19. Sehingga, untuk hal ini disarankan Pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk menjaga jarak dengan kebanyakan orang terdekatnya untuk mencegah penularan yang lebih banyak. Pasien dalam pengawasan (PDP) dengan kriteria:

    • Seseorang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) atau pneumonia berat di dalam negeri maupun luar negeri yang dilaporkan adanya kasus corona
    • Mengalami demam atau ISPA dan memiliki riwayat kontak dengan kasus kemungkinan corona atau yang sudah terkonfirmasi corona
    • Mengalami ISPA berat dan memerlukan perawatan rumah sakit.

2.    Orang dalam pemantauan (ODP)

Status ODP diberikan kepada mereka yang memiliki gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut. Selain itu, bisa juga orang sehat yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Virus Corona Covid-19. Seperti contohnya dalam hal ini Biasanya, orang yang masuk dalam kelompok atau kategori Orang dalam pemantauan (ODP) belum menunjukkan gejala sakit akibat virus corona. Namun, jangan sepele juga perihal ini, karena faktanya untuk kasus terbaru dari Virus Corona Covid-19 sendiri terkadang bisa saja pasien yang terinfeksi tidak mengalami gejala dasar yang diungkapkan sebelumnya. Orang dalam pemantauan (ODP) dengan kriteria:

    • Mengalami demam atau gejala gangguan pernapasan
    • Memiliki riwayat dari luar atau dalam negeri yang areanya terkonfirmasi ada kasus virus corona.

3.    Orang Suspect Corona

Status Suspect Corona diberikan kepada pasien yang diduga kuat terinfeksi dengan Virus Corona Covid-19. Ciri-ciri orang yang masuk pada kategori ini adalah yang sedang mengalami gejala-gejala dan juga pernah melakukan kontak dengan pasien yang dinyatakan positif terkena Virus Corona Covid-19. Pasien dengan Status Suspect Corona bisa dikatakan termasuk dalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga. Namun, bukan berarti orang tersebut merupakan positif terkena Virus Corona Covid-19, untuk lebih lanjut biasanya pasien Suspect Corona akan dilakukan prioritas untuk di test apakah pasien Suspect Corona sudah terinveksi Virus Corona Covid-19 atau tidak. Suspect corona akan diperiksa menggunakan dua metode, yaitu Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian