Pada tanggl 29 Juni 2020 telah dilaksanakan upacara TMMD Reguler ke 108. Kabupaten Bantul semakin memerlukan kehadiran Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) untuk membantu memajukan masyarakat dalam pembangunan fisik dan non fisik.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Bupati Bantul Drs H Suharsono selaku Pihak I dalam sambutannya saat melakukan serah terima naskah TMMD Reguler ke-108 Tahun 2020 kepada Komandan Kodim 0729/Bantul, Letkol Kav Didi Carsidi Ssos MIPol selaku Pihak II, di Pendapa Manggala Parasamya II Manding, Selasa (30/6/2020). Ikut hadir di acara ini antara lain Kapolres AKBP Wahyu Tri Budi Sulistiyono dan Kajari Nu aisah SH MHum.

Dikatakan, pembangunan di Bantul hingga terus dilakukan. Untuk lebih memajukannya memerlukan peran dari semua pihak. Dalam hal ini Peran TNI melalui TMMD sangat memberikan kotribusi positif untuk kemajuan masyarakat.

“Diharapkan dengan TMMD bisa untuk menjalin kebersamaan antara Pemkab dengan Kodim bersama dengan masyarakat,” ungkap Suharsono.

Sementara itu, Kapala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPPKBPMD) Bantul, Sri Nuryanti, ketika mendapingi Bupati, kepada wartawan mengatakan anggaran untuk TMMD kali ini dari APBD Bantul sejumlah Rp 280 juta.

“DPPKBPMD Bantul selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebagai lading sektor daripada TMMD, mengharapkan bisa memberikan hasil kerja yang baik yang memang dibutuhkan masyarakat,” Sri Nuryanti.

Pada kesempatan sama, Komandan Kodim 0729/Bantul, Letkol Kav Didi Carsidi Ssos MIPol, usai serah terima naskah ini, menyatakan pihaknya siap bekerja secara profesional untuk membantu pembanguan di Bantul sekaligus guna menambah kedekatan antara TNI dengan rakyat.

“Pada TMMD di Bantul kali ini Kodim Bantul mengerjakan pembagunan jembatan sepanjang 12 meter, lebar 3 meter dan tinggi 0,25 meter. Ini lokasinya di Desa Sumberagung Kecamatan Jetis dengan masa pengerjaan hingga sekitar 21 hari mendatang. Namun pengerjaan untuk pembongkaran jembatan lama yang telah rusak dan akan dibuat lagi sudah dimulai sejak beberapa hari lalu,” kata Didi Carsidi.

Selain itu, sasaran pembangunan fisik yang juga dikerjakan yaitu pembuatan (rehap) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit dan perbaikan rumah ibadah 2 unit.

Dalam TMMD kali ini juga akan dilakukan pemberian materi dan keterampilan kepada masyarakat, meski jenis materinya akan ditentukan lebih lanjut untuk mencari mana dan apa yang paling efektif dan diperlukan masyarakat.

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian